Kamis, 06 Oktober 2011

Pakaian seragam dan atribut HW

PAKAIAN SERAGAM DAN ATRIBUT
PAKAIAN SERAGAM
·         Fungsi dari pakaian pandu HW adalah untuk menyatakan jati diri, mempekuat jiwa karsa, menambah daya tarik, mengendalikan disiplin, menjalin kebersamaan dan mencerminkan kerapian.
·         Syarat seragam/ pakaian pandu HW yang sesuai dengan cirri pandu HW yaitu memenuhi norma agama, pendidikan, budaya tarik bagi anak didik, cocok untuk kegiatan dilapangan, selaras dengan perkembangan zaman dan mengandung makna.
·         Ketentuan umum pakaian seragam, warnanya yang sama seedangkan model disesuaikan untuk berbagai anak didik jabatan, laki – laki dan perempuan.
·         Warna yang dimaksud yaitu:
-          Baju /blouse à coklat/ kaki tua
-          Celana / rok à biru tua
-          Tutp kepala à disesuaikan dengan kelompok / jabatan
-          Setangan leher à hijau tua
-          Ikat pinggang à hitam / coklat
-          Sepatuà hitam
ATRIBUT
·         Atribut adalah tanda – tanda yang dikenakan oleh anggota pandu untuk menunjukan jabatan jenjang, tingkat kecakapan, satuan dan daerah.
·         Model, bentuk dan warna atribut harus menarik, anggun dan membanggakan
·         Tanda – tanda dan kelengkapanya:
1.      Topi
Pengenal dan penghela memakai topi dari bamboo/ berpeci hitam pada pet atfal/ topi dipasang melati logam kecil.
2.      Tutup bahu bagi penghela (bagi yang sudah dilantik). Pasar hijau kain planel / kain lain dengan gambar melati kuning dan di ujung ada lubang kancing.
3.      Pita bahu bagi pengenal dan penghela.
-          Pengenal: di pasang di bahu kiri. Warna menurut regu dan pasukan (dilipat dua). Panjang 15 cm.
-          Penghela: dipasang dibahu kiri warna merah, hijau, dan kuning (di;ipat dua) yang belum dilantik hijau kuning. Panjang 15 cm.
-          Atfal: tidak memakai pita bahu.
4.      Pita bahu bagi pemimpin
-          Pemimpin pasukan memakai pita bahu warna hijau 3 lembar dilipat jadi dua (jadi 6 lembar). Panjang 15 cm.
-          Wakil pemimpin pasukan memakai pita bahu warna merah 3 lembar dilipat menjadi dua.
-          Pemimpin kaum dan pembantunya memakai pita warna merah, hijau, kuning, 3 lembar dilipat (jadi 6 lembar). Panjang 15 cm.
-          Pemimpin golongan dan pembantunya memakai pita bahu warna putih 3 lembar dilipat jadi dua (jadi 6 lembar). Pita panjang 15 cm.
5.      Tanda pemimpin regu dan pemimpin kawan.
-          Pemimpin kawan memakai 2 pita warna merah, ukuran 7,5 X 1,5 cm dipasang pada saku kiri disebelah menyebelah lipatan tengah.
-          Pemimpin regu memakai 2 pita warna putih ukuran 7,5 X 1,5 cm dipasang pada saku kiri disebelah menyebelah lipatan tengah.
-          Pemimpin regu memakai melati topi dari logam.
6.      Tanda wakil pemimpin regu dan wakil pemimpin kawan.
-          Wakil pemimpin kawan memakai 1 pita warna merah dipasang pada aku kiri disebelah kanan lipatan tengah.
-          Wakil pemimpin regu memakai pita warna putih dipasang pada saku kiri sebelah kanan lipatan tengah.

7.      Tanda pelantikan
-          Melati segitiga Sama sisi logam dipasang disaku kanan.
-          Atfal: warna kuning
-          Pengenal: warna hijau
-          Penghela: warna merah
8.      Tanda golongan
-          Tanda golongan berwujud kolongan bahu, dipasang pada bahu kanan dengan tulisan cabang dan nomor golongan, missal: Bantul I atau Solo III
-          Bagi pemimpin golongan dengan ditambah: P. GI
-          Kolongan (pita) lebar 1,5cm warna putih, tulisan hitam.
9.      Ikat pinggal
Terbuat dari kulit dengan gesper melati.
10.  Kaos kaki
Warna hijau polos
11.  Pita/ rumbai kaos
Bagi pengenal hijau dan bagi penghela merah
12.  Sepatu
Warna coklat/ hitam dengan catatan tidak boleh memakai sepatu tentara.
13.  Peluit
Bagi pengenal/ penghela dimasukan disaku kiri. Tali peluit berwarna hitam.
14.  Tali
Untuk semua memakai tali sepanjang 5 – 10 meter, dilihat pada pinggang kiri.